Semua diciptakan berpasangan. Ada laki2 ada wanita. Ada malam ada siang. Ada hewan da binatang (loh, kok sama?) ada tumbuhan, maksudnya. Ada bumi da langit. Ada hom* da lesb*. Hayah….pikir dhewe. Terus bedanya dimana?
Ini adalah postingan yang sangat subjektif (oppo maneh ikie?). Buat maz semua beda. Coba perhatikan antara kenthongan dan hp, antara sepeda onthel dan sepeda motor, antara gubug dan hotel, antara siswa dan mahasiswa, antara nasi dan bubur, antara pak Karno dan pak Harto (tetangga gw, maksudnya). Tuuh….beda khan?
Kesimpulannya: ternyata banyak perbedaan diantara/disekeliling kita. Nah, enaknya? ya jelas, dirujak aja. Maksudnya kalo ada permasalahan ya dirundingkan (diulek) bareng2. Memang yang namanya diulek tuh sakit, pedes, dan panas… so, wajar kalo dalam suatu forum diskusi, musyawara, conference atao apa-lah kadang kita ngerasa sebel, ga’ cocok, benci, marah, dsb.
Tapi ingat jangan sekali-sekali meloncat dari cowek (embuh, ga’ ngerti bahasa Indonesiane’ nda). Artinya kalo meloncat bisa2 Anda dithothol pithik, digondhol kucing, utowo malah dipencoloti kodhok. Hiii…
Dengan adanya perbedaan bukan berarti kita harus menjauh ato meninggalkan semua yang beda dengan kita. Jangan. Karena perbedaan itu untuk dipelajari. Bayangkan seandainya dari dulu kita hanya mengenal windows. Hee. Perbedaan itu perlu, tetapi sangat - amat beda itu jangan. Maksud simbah dalam setiap perbedaan pasti terdapat jiwa yang sehat, eh "persamaan" meski hanya sebutir telor asin. Halah, sok! Lek kurang gedhe yo gawe wae ndhok untho pow ndhok gajah. Lha….??)*&$^^%@. Gajah yang aneh?!? Monggo ingkang badhe utowo sampun mumyet enggal2 nguntal peluru. Wkakakaaa…. 